Diet Rendah Karbohidrat Cara Sehat Turunkan Berat Badan, Mitos atau Fakta?


Diet Rendah Karbohidrat Cara Sehat Turunkan Berat Badan, Mitos atau Fakta?
Diet merupakan proses untuk menurunkan berat badan ke bobot yang ideal dan sesuai dengan standar kesehatan. Banyak cara orang melakukan diet, mulai berpuasa makan karbohidrat, atau mengurangi makanan lemak dan lainnya. Namun apakah diet tersebut benar-benar cara yang sehat untuk menurunkan berat badan? Mari simak penjelasan berikut ini.

Diet tinggi protein atau rendah karbohidrat

Sebagian besar masukan kalori sesorang yang menjalankan diet tinggi protein/rendah karbohidrat berasal dari makanan berprotein seperti daging, telur, dan keju.  
Diet ini memberika kalori lebih rendah dibandingkan makanan yang berkarbohidrat seperti nasi, mi, pasta, roti, kentang, buah-buahan dan sayuran.  
Ada dua masalah yang ditimbulkan dengan diet ini. 
1. Kekurangan nutrisi penting yang dibutuhkan seseorang untuk kesehatan yang hanya bisa ditemukan dalam karbohidrat. 
2. Memasukkan makanan yang mengandung lemak tinggi yang dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, meningkatkan risiko seseorang terhadap penyakit jantung dan beberapa jenis kanker.
Pola diet jenis ini menjadi populer karena sering orang akan bisa menurunkan berat badannya dengan cepat.  Tapi sebagian besar berat yang turun adalah kadar air dan massa otot, bukannya lemak.  
Kadar air berkurang atau hilang karena ginjal berusaha untuk menyingkirkan kelebihan produk buangan dari protein dan lemak (atau disebut keton) yang dihasilkan tubuh.  
Pola diet ini adalah cara yang tidak sehat untuk menurunkan berat badan.  
Diet ini membuat kerja ginjal anda menjadi berat, dapat menyebabkan dehidrasi, sakit kepala, dan nafas yang bau.  
Anda juga akan merasa mual, lesu, lelah dan pusing atau ‘keliyengan’.  
Masalah kesehatan seperti batu ginjal dan gout (nyeri karena pembengkakan sendi) dapat terjadi karena akibat diet dengan cara ini.  
Diet pengurangan kalori yang memiliki keseimbangan yang baik dari karbohidrat, protein, dan lemak adalah yang teraman dan merupakan cara terbaik untuk menurunkan berat badan.  
Anda juga akan memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk mempertahankan berat badan yang telah anda turunkan.

Pola makan yang sehat

Pola makan yang sehat adalah salah satu hal terpenting yang anda bisa lakukan untuk membantu kesehatan anda secara menyeluruh.  
Bersamaan dengan aktifitas fisik, pola makan anda adalah faktor kunci yang mempengaruhi berat badan anda.  Memiliki berat badan yang sehat sesuai dengan tinggi badan anda adalah sangat penting.  
Kelebihan berat badan / obesitas akan meningkatkan resiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, stroke, gangguan pernafasan, arthritis, sleep apnea (masalah pernafasan saat anda tidur), osteoarthritis, dan beberapa jenis kanker.  Anda bisa mengetahui apakah anda kelebihan berat badan atau obesitas dengan menghitung IMT (Index Massa Tubuh)  IMT yang nornal adalah antara 18,5-22,9.  Wanita dengan IMT 23-27 tergolong kelabihan berat badan, sedangkan wanita dengan IMT diatas 27 atau lebih termasuk kategori obesitas.  
Semua orang dewasa (usia 18 tahun ke atas) yang memiliki IMT di atas 25 memiliki risiko kematian dini. Risiko kesehatan ini akan meningkat sejalan dengan semakin tingginya IMT anda.  Konsultan anda dapat membantu anda menghitung IMT Anda.
Pola makan yang sehat terkadang lebih mudah diucapkan dibanding melakukannya. Kita akan sangat mudah tergoda untuk makan makanan yang kurang sehat karena makanan ini biasanya mudah didapat dan cepat saji, atau lebih memuaskan nafsu makan kita. 
Anda mungkin sangat sibuk untuk menyeimbangkan antara urusan keluarga, kerja atau sekolah.  Meluangkan waktu untuk membeli bahan-bahan atau memasak makanan yang sehat kadang menjadi prioritas yang paling terakhir atau bahkan tidak pernah kita pikirkan.  
Tapi Anda perlu tahu kalau tidak sulit untuk membuat perubahan yang sangat simpel untuk memperbaiki pola makan anda dan mempelajari informasi nutrisi dari makanan yang anda beli.  
Sedikit belajar dan perencanaan akan membantu anda menemukan pola makan yang sesuai dengan gaya hidup anda, dan anda bahkan mungkin akan mendapatkan kesenangan dalam proses pelaksanaannya.
Demikianlah, Diet Rendah Karbohidrat Cara Sehat Turunkan Berat Badan, Mitos atau Fakta?

You May Also Like

About the Author: redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *